Polda Kalteng Beberkan Kronologi Penyerangan yang Menewaskan Tiga Personel Polres Katingan saat Operasi Narkoba

Polda Kalteng Beberkan Kronologi Penyerangan yang Menewaskan Tiga Personel Polres Katingan saat Operasi Narkoba
Oplus_131072

PALANGKA RAYA, UpdateKalteng.com — Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, membeberkan kronologi lengkap insiden penyerangan yang mengakibatkan tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan meninggal dunia. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat anggota kepolisian menjalankan operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Keterangan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda dalam konferensi pers yang digelar di Aula Arya Dharma, Mapolda Kalimantan Tengah, pada Kamis (23/07/2026).

Irjen Pol Iwan Kurniawan menjelaskan, insiden bermula saat tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan tindakan hukum terhadap terduga pelaku jaringan narkotika di wilayah setempat. Namun, di tengah proses penindakan, petugas mendapat perlawanan dari pelaku yang dibantu oleh keluarga dan kelompoknya.

Situasi kian tidak terkendali setelah seorang perempuan melakukan provokasi dengan meneriakkan kata “perampok” ke arah petugas sambil mengacungkan senjata tajam jenis parang. Teriakan tersebut memancing kedatangan massa dalam jumlah yang lebih besar sehingga penyerangan secara brutal tidak terhindarkan.

Guna menghindari jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil, personel kepolisian memutuskan untuk mengambil langkah mundur dengan melompat ke sungai.

“Pertimbangannya, kita menghindari jangan sampai ada masyarakat yang menjadi korban. Jadi anggota kami memutuskan untuk mundur dan tindakan mundurnya dilakukan dengan terjun ke sungai,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Baca  Kos di Palangka Raya Dibobol Maling, Emas hingga HP Raib

Para personel berenang sejauh kurang lebih 400 meter hingga mencapai pulau-pulau kecil di tengah sungai untuk konsolidasi. Di lokasi tersebut, diketahui beberapa anggota telah mengalami luka-luka. Namun, kelompok pelaku diduga terus melakukan pengejaran menyusuri jalur darat dan sungai menggunakan perahu kelotok hingga mengakibatkan tiga personel gugur.

Dalam perkembangan penanganan kasus, tiga terduga pelaku utama saat ini telah berhasil diamankan di Kalimantan Timur oleh tim Bareskrim Polri. Ketiganya sempat menjalani pemeriksaan awal di Jakarta sebelum diserahkan ke Polda Kalimantan Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

Pengungkapan keterlibatan para pelaku didukung oleh keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa. Salah satu saksi menyebutkan bahwa pelaku sempat mengaku telah menghabisi anggota Polri saat kembali ke rumahnya.

Polda Kalimantan Tengah menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat. Kapolda juga mengimbau para pelaku lain yang masih buron agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (Titin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *