Tragedi Kebakaran di Mendawai I Palangka Raya: Api Lahap Barak dalam 10 Menit, Dua Balita Meninggal Dunia

Tragedi Kebakaran di Mendawai I Palangka Raya: Api Lahap Barak dalam 10 Menit, Dua Balita Meninggal Dunia
Oplus_131072

PALANGKA RAYA, UpdateKalteng.com — Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, pada Selasa (11/8/2026) sore.

Peristiwa tragis ini merenggut nyawa dua orang balita masing-masing berusia 4 tahun dan 2 tahun setelah terjebak di dalam bangunan yang terbakar.

Kobaran api dilaporkan menjalar dengan sangat cepat dan melahap deretan barak yang saling berdempetan. Kecepatan kobaran api memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat yang berusaha menyelamatkan diri.

Komandan BPK Kamboja, Sucipto, mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam musibah ini. Ia menyebutkan kondisi kedua korban balita sangat memprihatinkan dan membuat kedua orang tua korban histeris mendapati buah hati mereka tak selamat.

“Kondisi korban sudah memprihatinkan,” ujar Sucipto saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Menurut kesaksian salah seorang penghuni barak, Dahlina (50), api membesar hanya dalam hitungan menit. Saat kejadian, ia baru saja selesai mandi dan sedang minum teh sebelum mendengar teriakan minta tolong dari arah bangunan di sebelah rumahnya.

Baca  Tanggap Darurat Karhutla Kalteng: Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Strategi Pembasahan Gambut dan Mobilisasi Personel

“Saya tadi dari kamar mandi, terus minum teh. Ada yang di sebelah rumah teriak-teriak minta tolong. Saya tengok ke sana, dikira anak-anak main biasa. Pas kulihat di belakang, api sudah jadi. Jadi kami langsung keluar,” kata Dahlina.

Dahlina memperkirakan hanya butuh waktu sekitar 10 menit sejak api pertama kali terlihat hingga membesar dan melahap bangunan sekitar. Bangunan barak yang berdiri berdempetan mempercepat penyebaran si jago merah.

Fokus pada keselamatan jiwa, Dahlina dan suaminya memilih langsung berlari keluar tanpa sempat menyelamatkan harta benda mereka.

“Secepat itu, paling 10 menit. Yang penting diri selamat,” tambahnya. Sejumlah barang milik Dahlina ikut hangus terbakar, meski kendaraan yang berada di luar bangunan berhasil diselamatkan.

Penanganan Petugas

Tak lama setelah kejadian, armada dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pendinginan area. Saat ini, penyebab pasti memicu timbulnya api serta total kerugian material masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh pihak berwenang.(Titin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *